: WIB    —   
indikator  I  

Daya beli itu tetap ada

Oleh Stefanus Ridwan
( Ketua Umum APPBI )
Daya beli itu tetap ada

Persoalan saat ini bukan di daya beli masyarakat. Daya beli itu tetap ada, kok. Jadi tidak bisa dipukul rata semua menurun. Dalam menarik pengunjung saat ekonomi seperti sekarang, strategi pengelola pusat perbelanjaan berbeda-beda.

Naik turunnya penjualan di mal dan pusat-pusat perbelanjaan ada di manajemen pengelola. Tergantung inovasi dan keunikan masing-masing. Kalau tidak ada hal baru, susah, repot.

Sekarang mau makan saja, mereka mencari tempat yang bisa sambil foto-foto, cerita dan hangout sama teman-teman mereka. Itu yang bikin jadi beda. Tapi kondisi secara umum sama saja dengan tahun lalu. Sebagai contoh, Mall Kota Kasablanka. Tahun ini lebih baik. Tapi ada mall-mall yang tidak berubah sehingga penjualan turun.

Department store tidak tumbuh  karena tergerus maraknya toko online. Sekarang yang kelihatan meningkat itu restoran. Jika kita ke pusat perbelanjaan banyak sekali macam-macam restoran.

Feedback   ↑ x
Close [X]