kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.590
  • EMAS593.896 0,51%

Elon Musk dan kita

Jumat, 09 Februari 2018 / 09:14 WIB

Elon Musk dan kita



Siapa manusia paling visioner di dunia saat ini? Menjawab pertanyaan ini, mungkin, banyak orang akan menyebut Elon Musk. Ya, manusia yang satu ini seperti tak pernah lelah membuat kejutan dengan ide-ide gilanya. Hebatnya, tak cuma beride, Musk juga punya energi ekstra untuk mewujudkannya.

Elon Musk adalah perintis PayPal, salah satu platform pembayaran online pertama. Musk sukses mengubah peta persaingan industri mobil dengan memproduksi mobil listrik Tesla. Dengan merek yang sama, ia menguncang pasar panel surya dan baterai listrik.

Boring Company menjadi kendaraan Elon Musk untuk mewujudkan ide transportasi supercepat Hyperloop. Di luar itu, kini, dunia juga tengah ramai membicarakan kiprah SpaceX, perusahaan roket Musk. Setelah mengundang decak kagum lantaran sukses mengirim kembali mesin pendorong roket ke bumi, SpaceX kembali bikin heboh dengan peluncuran roket Falcon Heavy.

Terlepas dari ide tengil menerbangkan Mobil Tesla Roadster warna merah ceri dengan roket itu, kesuksesan peluncuran Falcon Heavy berpeluang menciptakan lompatan dalam upaya eksplorasi luar angkasa. Ukuran dan tenaga besar Falcon Heavy membuat impian tentang perjalanan ke luar angkasa yang jauh (deep space) atau planet lain menjadi semakin mendekati kenyataan. Lompatan ini mungkin membantu menjawab dua pertanyaan besar kita: dari mana kita berasal dan apakah kita sendiri di jagat raya ini, ujar seorang astronom.

Lantas apa hubungan Elon Musk dengan negeri kita? Kejutan Falcon Heavy kembali menggugah kesadaran bahwa negeri kita miskin orang-orang visioner. Atau kalaupun ada, orang-orang visioner itu kurang muncul. Alhasil, jangankan diwujudkan, ide-ide visioner tak pernah menjadi diskursus bersama.

Tentu, visi tentang masa depan Indonesia tidak melulu urusan mobil listrik atau perjalanan ke luar angkasa. Visi tentang ekonomi Indonesia 50 tahun lagi adalah hal superpenting yang miskin eksplorasi. Atau, visi tentang model pendidikan di masa mendatang yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Jika kita berefleksi secara jujur, banyak tokoh yang memegang peran kunci di negeri ini lebih banyak terjebak dalam perdebatan isu-isu jangka pendek. Lebih spesifik lagi, kita terlalu banyak menghabiskan waktu dengan urusan-urusan politik bermotif kekuasaan lima tahunan. Keriuhan ini menenggelamkan diskusi tentang visi-visi besar yang dibutuhkan anak cucu kita.



TERBARU
MARKET
IHSG
108,39
5.892,19
1.87%
 
US/IDR
14.578
-0,28
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×