| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.362
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Geliat reformasi perpajakan di Indonesia

Selasa, 10 Juli 2018 / 14:22 WIB

Geliat reformasi perpajakan di Indonesia

Memasuki tahun kedua, reformasi perpajakan terus bergulir, dengan berbagai terobosan demi mewujudkan institusi yang kuat, kredibel, dan akuntabel. Tujuannya sudah pasti untuk menghasilkan penerimaan pajak yang optimal, melalui sinergi antar lembaga, kepatuhan wajib pajak yang tinggi dan mencapai tax ratio 15% di tahun 2024 yang menjadi tahun akhir reformasi perpajakan jilid III ini.

Tax ratio merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu institusi perpajakan di berbagai negara. Faktanya, berdasarkan data dari IMG World Economic Outlook, tax ratio Indonesia dibandingkan Turki, Thailand, Rusia, Filipina, Meksiko, Iran bahkan Bangladesh ternyata masih di bawah. Menurut data yang sama, persentase penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) menunjukkan tren menurun sejak tahun 2011 sampai sekarang.

Ini menunjukkan kapabilitas organisasi dalam memungut pajak semakin menurun. Untuk mengejar ketinggalan, reformasi perpajakan harus melakukan akselerasi, konsolidasi dan menjaga kontinuitas reformasi perpajakan agar tujuan yang diharapkan tercapai.

Salah satu elemen yang sangat penting dari reformasi perpajakan ini adalah organisasi. Sebab organisasi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan eksternal sangat diperlukan atau bisa juga disebut sebagai organisasi dengan struktur yang ideal (best fit). Maka, perlu upaya penataan ulang organisasi, baik di tingkat pusat maupun instansi vertikal.

Alfred Chandler, seorang profesor di Harvard Business School mengatakan, kondisi ideal dicapai saat struktur bisa mengikuti strategi karena strategi itu sifatnya lebih likuid dan adaptif. Namun demikian, kajian akademis yang teliti dan ilmiah juga diperlukan, agar organisasi tidak terus mengubah diri sehingga malah mengganggu operasional dan pencapaian tujuan utamanya.

Elemen kedua yang juga penting adalah masalah sumber daya manusia (SDM) terutama peningkatan kapasitas dan kapabilitas. Penataan SDM dalam reformasi perpajakan ini meliputi pengelolaan kinerja secara objektif dan transparan, pengembangan sistem informasi SDM (human resources information system) yang dapat terhubung atau terintegrasi dengan core tax, mengingat jumlah SDM di Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) saat ini sudah mencapai 43.000 pegawai, sehingga mutlak memerlukan sistem informasi yang memadai.

Selain itu, sistem kepatuhan internal juga menjadi bagian penting penataan SDM ini. Dengan semakin banyaknya jumlah SDM, sudah pasti permasalahan juga akan semakin kompleks dan kemungkinan pelanggaran juga akan semakin tinggi tanpa adanya sistem surveillance yang baik.

Hal ini menjadikan reformasi perpajakan di bidang SDM adalah untuk menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, akuntabel serta berintegritas. Integritas di sini adalah kunci.

Elemen atau pilar ketiga yang tidak kalah penting adalah pembenahan sistem informasi dan basis data yang kredibel. Visi di bidang sistem informasi dan basis data ini dapat dicapai melalui pembenahan basis data, sistem inti administrasi perpajakan (core tax administration system) dan juga sistem pendukung operasional administrasi perpajakan (operational support tax administration system).

Dalam roadmap reformasi perpajakan, pemutakhiran basis data telah dilakukan mulai kuartal pertama 2018 ini dengan target penyelesaian di kuartal ketiga tahun ini juga. Setelah itu, pembenahan basis data akan berlanjut dengan pengembangan basis data transisi, sebelum dilakukan migrasi basis data ke sistem inti administrasi perpajakan.

Elemen keempat adalah penyederhanaan proses bisnis sesuai dengan standar internasional dan juga proses bisnis yang berbasis teknologi informasi. Kedua hal ini sangat penting untuk mewujudkan suatu proses bisnis yang efektif, efisien dan akuntabel di Ditjen Pajak.


Reporter: Tri Adi

Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-43,65
5.861,51
-0.74%
 
US/IDR
14.391
-0,03
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×