: WIB    --   
indikator  I  

Jangan naik terlalu drastis

Oleh Berly Martawardaya
( Ekonom Univesitas Indonesia )
Jangan naik terlalu drastis

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini semakin menguat. Sepanjang pekan lalu saja, mata uang garuda berhasil menguat 1,05%. Penguatan tersebut merupakan lanjutan dari penguatan 0,067% yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Dari sisi fiskal, penguatan ini memberikan angin segar. Sebab, jika pemerintah menerbitkan surat utang negara, dengan nilai tukar sekarang ini bagus karena dollar yang didapat akan semakin banyak.

Dari sisi pendapatan negara, penguatan rupiah ini juga positif. Berdasarkan perhitungan, setiap perubahan nilai tukar Rp 100 saja dari asumsinya, dampak ke penerimaan akan besar.  Bila menilik nota keuangan APBNP 2017, setiap perubahan nilai tukar rupiah Rp 100 per US$, akan ada dampak ke pendapatan negara sekitar Rp 3,5 triliun-Rp 4,9 triliun.

Sedangkan efeknya ke belanja negara akan ada perubahan sekitar Rp 1,6 triliun - Rp 2,6 triliun. Perubahan nilai tukar rupiah juga bakal berdampak pada surplus/defisit anggaran sekitar Rp 1,9 triliun-Rp 2,3 triliun.

Feedback   ↑ x
Close [X]