| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.366
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

KPK vs hasrat korupsi

Senin, 11 September 2017 / 12:40 WIB

KPK vs hasrat korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan aksi tangkap tangan terhadap penyelenggaran negara korup pada pekan ini. Meskipun uang sitaan dari hasil tangkap tangan ini tergolong recehan yakni ratusan juta, tapi penerimanya adalah seseorang yang selama ini dipercaya bisa menjadi "wakil tuhan" di dunia untuk memberikan keadilan kepada masyarakat. Hakim di Pengadilan Tipikor Bengkulu itu bernama Dewi Suryana dan panitera pengganti Hendra Kurniawan, dan tersangka penyuapnya adalah Syuhadatul Islamy.

Setidaknya dalam sebulan terakhir ini KPK melakukan tangkap tangan terhadap tiga kasus. Selain hakim di Pengadilan Tipikor Bengkulu, KPK sebelumnya menjaring Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno yang menerima suap. Lalu Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono, dengan barang bukti hasil tangkapan paling jumbo mencapai Rp 20,74 miliar.

Aksi tangkap tangan KPK ini sebagai bukti lembaga ini tetap bekerja seperti biasa, meskipun di bawah tekanan berat dari upaya pengerdilan lembaga ini. Seperti getolnya Panitia Khusus (Pansus) di DPR RI yang mengungkap pelbagai intrik guna menyudutkan lembaga ini. Tak hanya itu, teror terhadap lembaga anti rasuah ini juga tidak berhenti, mulai teror terhadap penyidiknya dan hujan laporan-laporan dugaan pidana kepada pimpinan KPK.



Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-43,65
5.861,51
-0.74%
 
US/IDR
14.391
-0,03
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×