: WIB    —   
indikator  I  

Literasi jadi agenda penting

Oleh Lukas Setia Atmaja
( Financial Expert Universitas Prasetiya Mulya )
Literasi jadi agenda penting

Sejauh ini, menurut saya inklusi dan literasi keuangan yang dilakukan OJK cukup efektif. Tapi, ini tetap sesuatu hal yang penting supaya masyarakat melek secara keuangan. Semisal, lebih mengetahui kejadian ramai seperti investasi bodong yang merugikan masyarakat. Dengan inklusi dan literasi keuangan, masyarakat juga bisa lebih mengenal produk-produk investasi di luar deposito bank seperti saham.

Berdasarkan survei OJK tahun 2016, tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 67,8%. Meski ada perbaikan, saya pikir indeks inklusi keuangan kita masih tertinggal dengan negara lain di ASEAN.

Sebab, saat ini investasi di Indonesia masih lebih banyak ditaruh di deposito dibanding di pasar modal. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah untuk OJK bagaimana meningkatkan indeks keuangan Indonesia. Karena hal ini amat penting terkait dengan kesejahteraan masyarakat kita.

Feedback   ↑ x
Close [X]