kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.964
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Literasi sudah mendesak

Senin, 05 Juni 2017 / 14:14 WIB

Literasi sudah mendesak

Literasi keuangan adalah 'PR' besar bagi Indonesia. Dengan wilayah luas dan kualitas pendidikan yang tak begitu baik, literasi di sektor keuangan memang butuh waktu tidak sebentar.
Pengetahuan masyarakat terhadap produk keuangan masih minim. Imbasnya, tawaran imbal hasil dengan untung selangit dalam tempo cepat terdengar menggiurkan.

Ini terbukti dengan langgengnya praktik investasi ilegal hingga kini. Kondisi demikian membuat edukasi dan literasi di bidang keuangan menjadi hal darurat dan prioritas.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membentuk satuan tugas (satgas) waspada investasi sebagai upaya menekan jumlah kasus investasi ilegal. Namun, nyatanya kasus tersebut banyak terjadi di daerah pedesaan, sehingga peran satgas belum bisa berjalan optimal.

Saya sendiri sebenarnya tidak berharap terlalu banyak terhadap satgas yang telah terbentuk. Mengingat budaya bikrokrasi yang kerap berjalan tidak sinergis sudah terlanjur melekat. Akan tetapi, PR ini bukan hanya tanggungan OJK ataupun satgas, melainkan butuh dukungan juga dari berbagai pihak.

Dari penjelasan itu, ada beberapa rekomendasi yang bisa dipertimbangkan OJK dan institusi terkait.

Pertama, menggencarkan edukasi dan literasi keuangan. Saat ini program itu sudah merambah perguruan tinggi, ke depan harus masuk berbagai tingkat pendidikan termasuk usia dini.

Kedua, sistem perizinan satu pintu untuk seluruh kegiatan keuangan di Indonesia. Sebab, disintegrasi antarlembaga pemberi izin menyulitkan wewenang tindak lanjut kasus.

Bahkan, sebenarnya kasus investasi ilegal banyak juga yang di luar wewenang OJK. Di sisi lain, Satgas Waspada Investasi hanya berperan sebagai medium koordinasi.

Ketiga, jika izin satu pintu belum bisa diberlakukan, institusi pemberi izin harus tegas terhadap investasi ilegal.

Keempat, OJK dan Satgas dapat memetakan probabilitas praktik investasi mencurigakan di berbagai daerah. Ini bisa dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah.


Reporter: Olfi Fitri Hasanah

Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-29,55
6.308,15
-0.47%
 
US/IDR
13.894
0,65
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×