| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.365
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menanti window dressing

Rabu, 01 November 2017 / 16:06 WIB

Menanti window dressing

Melihat kondisi pasar saat ini, saya melihat bahwa aksi window dressing pada akhir tahun ini kemungkinan akan terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tentu saja, pelaku pasar akan melakukan window dressing dalam upaya meningkatkan harga saham di BEI. Hal tersebut demi memperbaiki portofolio investasinya di akhir tahun.

Saat ini pelaku investor domestik memiliki peran yang cukup dominan untuk memuluskan aksi window dressing dibandingkan dengan investor asing. Sebab, sekarang ini para pemodal domestik cukup signifikan dalam menggerakkan pasar saham, sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menanjak. Bahkan IHSG belum lama ini kembali memperbaharui rekor tertingginya dan menembus level 6.000.

Peran investor asing dalam mendorong pasar saham sudah mulai diimbangi oleh investor domestik. Lihat saja, sepanjang tahun berjalan pemodal asing sudah mencatatkan penjualan bersih atau net sell di BEI senilai Rp 16,93 triliun.

Memang, window dressing tidak selalu terjadi setiap tahun. Seperti akhir tahun lalu, saya melihat tidak terjadi aksi window dressing. Akan tetapi aksi mengerek harga saham beralih ke awal tahun. Saya berharap pada akhir tahun ini terjadi window dressing.

Biasanya window dressing dilakukan ketika ada kecenderungan nilai rupiah menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dan banyak sentimen positif di dalam negeri.

Saham yang berpotensi dijadikan sebagai sarana window dressing biasanya saham berkapitalisasi besar (blue chips), seperti saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM). Dari sektor perbankan ada Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Negara Indonesia (BBNI).

Adapun sektor konsumer diisi Unilever Indonesia (UNVR) dan Indofood Sukses Makmur (INDF). Saham-saham blue chips memiliki likuiditas tinggi dan fundamental cukup bagus. Mereka juga rutin membagi dividen setiap tahun seperti Astra International (ASII).    


Reporter: Chindy Puri

Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-43,65
5.861,51
-0.74%
 
US/IDR
14.391
-0,03
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×