: WIB    —   
indikator  I  

Meningkatkan literasi keuangan perempuan

Oleh Muhammad Cholifihani
( Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas )
Meningkatkan literasi keuangan perempuan

Perempuan memang pantas disebut sebagai “Menteri Keuangan” dalam keluarga karena memang sejatinya pengelolaan keuangan adalah tanggungjawab mereka. Di tangan mereka, uang bulanan yang diterima dari para suami mengalir ke saluran-saluran yang benar, seperti untuk sekolah anak, membayar kontrakan, membeli beras dan kebutuhan lainnya. Perempuan memang pihak yang paling memahami  apa yang harus mereka lakukan saat dihadapkan dengan uang. Tidak ada yang sia-sia di tangan perempuan. Jika uang bulanan tersisa, bisa jadi mereka menyisihkannya ke dalam celengan/tabungan.

Sebuah survei terbaru berjudul Survei Inklusi dan Akses Keuangan (Survey on Financial Inclussion and Access/SOFIA) menemukan bahwa kebanyakan perempuan tidak memiliki aset seperti tanah dan rumah, dan juga tidak punya rekening bank. Dalam banyak kasus, kepemilikan ini biasanya berada di pihak laki-laki. Namun  , hasil temuan survei SOFIA di empat provinsi di Indonesia, NTT, NTB, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, mengidentifikasi bahwa perempuan memegang peranan penting sebagai pengelola keuangan di rumah tangga.

Survei hasil kerjasama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), yang dibiayai oleh Pemerintah  Australia dan Pemerintah Swiss ini mengidentifikasi lebih banyak perempuan (61%) mengambil keputusan sendiri dalam mengelola keuangan dibandingkan laki-laki (24%). Kebanyakan laki-laki (59%) berkonsultasi dengan istri mereka dalam mengambil keputusan pengelolaan rumah tangga dibandingkan perempuan (31%). Bahkan, 11% laki-laki menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pengambilan keputusan, sementara hanya 1% perempuan berkata hal yang sama.

Penelitian SOFIA mengidentifikasi temuan menarik terkait dengan dinamika rumah tangga, termasuk peranan perempuan sebagai pengelola keuangan sejati dalam rumah tangga. Walau kepemilikan aset kebanyakan tidak berada di tangan mereka, namun perempuanlah yang membuat keputusan untuk pengeluaran.

Feedback   ↑ x
Close [X]