: WIB    —   
indikator  I  

Menjaga asa industri tekstil lokal

Oleh Andrian Bagus Santoso
( Analis Industri Bank Mandiri )
Menjaga asa industri tekstil lokal

Suka atau tidak, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Industri padat karya sanggup menyerap lebih dari 1,1 juta pekerja.

Selain itu industri ini berkontribusi 1,2% bagi produk domestik bruto (PDB) Indonesia tahun lalu. Lebih jauh lagi, industri itu juga sanggup memberi kontribusi 8,2% dari total penerimaan ekspor Indonesia di periode serupa.

Tak heran bila pemerintah sudah menetapkan industri tekstil atau TPT sebagai salah satu industri strategis nasional. Melihat predikat ini, tentu menarik bila melihat nasib industri tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Rupanya, pertumbuhan industri tekstil mengalami  kontraksi sejak tahun 2014. Malah, pada 2015 merupakan periode terburuk industri tekstil yang mencatat pertumbuhan negatif -4,8% dan masih berlanjut di tahun 2016 yang masih dalam zona pertumbuhan negatif (-0,1%).

Data terbaru kuartal 1-2017 menunjukkan pertumbuhan industri TPT sudah positif meskipun masih sangat kecil yaitu 0,03%. Melihat hasil ini, apakah ini pertanda industri tekstil mulai bangkit dari keterpurukan?

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa sekitar 70% penjualan tekstil domestik tertuju ke pasar ekspor, khususnya Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa. Lesunya pasar tekstil lokal di 2015 lantaran terjadi penurunan permintaan di pasar utama tekstil Indonesia.

Ini diperparah permintaan ekspor produk tekstil domestik mulai beralih ke negara pesaing seperti Vietnam dan Bangladesh. Beruntung, ekonomi global yang mulai menggeliat tahun ini jadi katalis positif bagi industri tekstil dalam negeri.

Terlebih, keputusan Amerika Serikat yang mundur dari  keanggotaan Trans Pacific Partnership (TPP) jadi angin segar bagi industri TPT Indonesia. Sebab tidak ada lagi eksportir TPT ke AS yang punya keunggulan tarif ekspor yang lebih murah ketimbang negara yang bukan anggota TPP seperti Indonesia.

Feedback   ↑ x
Close [X]