| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.364
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Menyoal susu kental manis

Rabu, 11 Juli 2018 / 14:42 WIB

Menyoal susu kental manis

Perlindungan konsumen

Pembaharuan analog dan label produk susu kental manis dalam Surat Edaran BPOM tersebut tidak efektif untuk mengubah mind set masyarakat dan menimbulkan kesadaran kolektif masyarakat terkait susu kental manis. Ironisnya sesuai data WHO, per Desember 2017, sebanyak 61% ibu pada usia produktif memberikan asupan susu kental manis yang beredar di pasaran kepada anaknya. Sehingga pemerintah perlu memberi kesadaran kolektif akan esensi dari produk susu kental manis.

Selain itu, pemerintah diharapkan dapat memberi panduan yang bersifat korektif pada produsen susu kental manis. Artinya, memberi kejelasan bagi pelaku usaha dalam memproduksi susu kental manis yang telah menjadi asupan secara turun temurun.

Memang, Dirjen Industri Kementerian Perindustrian menyatakan susu kental manis aman dikonsumsi karena telah memenuhi standar yang diatur dalam Peraturan Kepala BPOM Nomor 21 tahun 2016 tentang kategori pangan. Persoalannya, apakah susu kental manis terkualifikasi sebagai susu sebagaimana dipahami oleh konsumen? Dan, apakah susu kental manis yang beredar di pasaran aman dikonsumsi untuk jangka panjang mengingat terdapat kandungan gula yang cukup tinggi.

Sesuai Pasal 100 ayat (1) dan Pasal 104 ayat (1) Undang-Undang nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan serta mengacu pada Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 44 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 69 tahun 1999 tentang label dan iklan pangan, seharusnya pencantuman kandungan gula, produsen memberi informasi konsumsi produk yang aman. Misal, produsen memberi indikasi maksimal konsumsi per hari dan akibatnya jika dikonsumsi berkepanjangan.

Bila dalam analog dan label dicantumkan, maka akan memberi informasi yang benar kepada konsumen sekaligus melepaskan produsen susu kental manis dari kesalahan konsumsi oleh konsumen susu kental manis. Hal inilah yang seharusnya diatur, tetapi belum diatur dalam Surat Edaran BPOM Nomor HK. 06.5.51.511.05.18.2000 Tahun 2018 tertanggal 22 Mei 2018.

Mengenai perdebatan apakah susu kental manis terkualifikasi sebagai susu atau cairan kental manis , pemerintah harus kembali pada aturan khusus (lex spesialis) terkait susu kental manis, yaitu SNI nomor 01-271-1998 yang dirilis 2014 dengan kode HS 0402.99.00.00 sehingga antar instansi pemerintah memiliki satu pedoman yang sama yaitu Standar Nasional Indonesia.

Konsumen berhak tahu dan harus diedukasi mengenai perbedaan susu kental manis dan cairan kental manis, meskipun keduanya telah memiliki izin edar dari BPOM dan layak dikonsumsi tetapi peruntukan dan penggunaan susu kental manis dan cairan kental manis adalah berbeda. Persoalan ini menjadi sensitif mengingat peningkatan gizi dan memerangi stunting adalah agenda prioritas pemerintah pusat.

Mengacu Undang-Undang nomor 8/1999 tentang perlindungan konsumen menegaskan konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan jasa. Dalam Peraturan Pemerintah nomor 28 /2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan artinya saat ini pemerintah bersama pemangku kepentingan terkait harus segera mensosialisasikan guna menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang definisi susu kental manis dan perbedaannya dengan cairan kental manis beserta petunjuk konsumsinya.

Dengan menggunakan standar SNI tentang susu kental manis maka sesungguhnya selain melindungi konsumen juga melindungi produsen susu kental manis karena standar dalam SNI telah tersinkronisasi dalam HS code (Harmonized System) yang berlaku dan diterima secara internasional.•

Rio Christiawan
Dosen Hukum Bisnis Universitas Prasetya Mulya


Reporter: Tri Adi

Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-43,65
5.861,51
-0.74%
 
US/IDR
14.391
-0,03
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×