kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.964
  • SUN102,00 -0,22%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Monetisasi media sosial

Jumat, 05 Mei 2017 / 19:35 WIB

Monetisasi media sosial

Pengguna media sosial di Indonesia sangat besar. Tahun ini jumlahnya sudah lebih 100 juta pengguna. Namun sayang, banyak orang bermedia sosial ria hanya sekadar berkomunikasi belaka atau sebagai ajang eksistensi diri (selfie).

Padahal peluang mencari keuntungan atau memonetisasi media sosial terbuka lebar. Mayoritas pengguna tidak sadar, media sosial bisa dipakai untuk berbisnis atau mencari uang.

Persoalannya, pengguna media sosial di Indonesia kurang efektif. Padahal berdasarkan penelitian Kleiners Perkins Caufield Byers (KPCB) pada tahun 2014, screen minute atau rata-rata waktu penggunaan gawai   orang Indonesia dalam sehari bisa 180 menit. Bandingkan dengan negara maju yang cuma 90 menit.

Persoalannya, penggunaan media sosial masyarakat  Indonesia lebih banyak dipakai untuk hal yang tidak berguna. Misalnya mengakses konten yang tidak perlu dan bersifat menghibur semata, seperti konten pornografi dan sebagainya.

Bila ada berbisnis atau berjualan di internet, justru lebih banyak mengandalkan media transaksi atau situs jual-beli (e-commerce) ketimbang media sosial. Alasannya adalah tidak perlu repot menjajakan ke publik.

Selain itu ada kecenderungan berdagang di media sosial perlu dihindari karena tidak merasa nyaman dengan teman atau kolega yang lain. Bila ini masih terjadi, tentu para pengguna media sosial masih belum memahami kegunaan  media sosial itu sendiri.

Padahal bila berjualan di media sosial, bisa lebih bebas dan tidak terikat oleh aturan yang dibuat pihak ketiga, dalam hal ini media transaksi. Misalnya para pengguna bisa lebih bebas mempromosikan produk dagangan mereka.  

Seperti pakaian atau makanan, maka bisa mengoptimalkan visualisasi dari produk tersebut. Begitu pula bila menjajakan jasa ke media sosial.

Sisi positif lain berbisnis di media sosial adalah tidak perlu membuka lapak jualan. Selain itu media sosial  bisa jadi ajang promosi bagi toko offline.

 


Reporter: M. Ghiffari L. Alif P.

Komentar
TERBARU
MARKET
IHSG
-29,55
6.308,15
-0.47%
 
US/IDR
13.894
0,65
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×