: WIB    —   
indikator  I  

Peluang pariwisata di balik krisis politik

Oleh Donil Beywiyarno
( Faculty Member di Prasetiya Mulya University )
Peluang pariwisata di balik krisis politik

Hubungan antara Rusia dan Turki memasuki babak baru ditandai dengan upaya retaliasi Moskow terhadap Turki yang telah menembak jatuh pesawat tempurnya pada akhir November 2015. Bentuk retaliasi berupa sanksi ekonomi dalam perdagangan dan pariwisata. Pemerintah Rusia telah mengimbau resmi agar warganya tidak berpergian ke Turki, memberhentikan secara sepihak perjanjian bebas visa, serta membatasi pergerakan maskapai Turki.

Dalam hal bisnis pariwisata, Turki mendapatkan berkah dari banyaknya jumlah turis Rusia. Tercatat pada tahun 2014, lebih dari 3 juta turis Rusia berkunjung ke Turki. Angka ini hanya dapat ditandingi oleh turis Jerman yang menempati posisi pertama dalam hal jumlah wisatawan asing. Kerugian potensial yang harus ditelan Ankara karena pelarangan ini mencapai bilangan miliaran dollar Amerika Serikat (AS).

Feedback   ↑ x
Close [X]