: WIB    --   
indikator  I  

Pembuktian Gojek

Oleh Cipta Wahyana
Pembuktian Gojek

Gojek kembali membuat kejutan. Belum genap setahun  Gojek Indonesia memecahkan rekor sebagai start up pertama di Indonesia yang meraih gelar unicorn, atau start up bernilai US$ 1 miliar. Kini, pioner transportasi online di Indonesia ini kembali jadi buah bibir lantaran dikabarkan memperoleh suntikan sebesar US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 17 triliun dari Tencent, raksasa teknologi asal China.

Beberapa media asing menulis, konon, dalam investasi ini, Tencent menghitung nilai saham Gojek mencapai US$ 3 miliar.  Dengan kurs Rp 13.300 per dollar, artinya nilai koporasi Gojek hampir Rp 40 triliun.  Kalau saja Gojek terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ia akan berada di urutan ke-26 dalam ranking perusahaan berkapitalisasi pasar tersebesar.  Nilai Gojek melampaui Indosat, Bumi Serpong Damai (BSD), Jasa Marga, MNC, BTN, Panin, dan 500 lebih perusahaan lain yang berstatus public listed company.

Apakah ini pertanda bahwa industi di negeri kita telah memasuki era baru? Era ketika nilai perusahaan-perusahaan teknologi jauh melampaui perusahaan-perusahaan “tua” yang memiliki pabrik-pabrik raksasa?  Di Amerika Serikat (AS), kita tahu, nilai Google, Facebook, dan Amazon telah menyalip perusahaan-perusahaan raksasa seperti GE, Exxon, atau Johnson & Johnson.  

Feedback   ↑ x
Close [X]