: WIB    —   
indikator  I  

Penggerak ekonomi

Oleh Harris Hadinata
Penggerak ekonomi

Sudah bukan kabar baru lagi kalau saat ini posisi Asia di kancah ekonomi global semakin diperhitungkan. Sejak beberapa tahun lalu, banyak ekonom meyakini kawasan Asia bakal jadi motor pertumbuhan ekonomi global, menggantikan negara-negara di belahan bumi barat yang ekonominya goyang diterpa krisis.

Peran kawasan Asia sebagai motor pertumbuhan ekonomi dunia belakangan semakin besar. Perusahaan-perusahaan kelas dunia kini semakin memperhatikan pendapat publik dan konsumen di kawasan Asia terkait produk atau layanan mereka.

Tengok saja kasus yang dialami United Airlines. Mungkin Anda sudah melihat video yang viral sepekan terakhir ini, yang menunjukkan penumpang maskapai asal Amerika Serikat (AS) tersebut diturunkan secara paksa dari pesawat, bahkan sampai diseret, oleh petugas keamanan bandara. Wajah si penumpang sampai berlumur darah. Penyebabnya, gara-gara pesawat tersebut kelebihan penumpang.

Netizen kemudian ramai mengomentari video tersebut. Tapi, meski publik sudah ramai, United tampak tenang. Harga saham UAL, kode saham United Continental Holdings Inc, perusahaan pengelola United, masih naik 0,9% jadi US$ 71,52 di perdagangan Senin (10/4).

Besoknya, netizen dan publik di China ikut gempar membicarakan video tersebut. Publik di tanah kelahiran kungfu tersebut menduga, penumpang tersebut mendapat perlakuan seperti itu karena ia keturunan China.

Feedback   ↑ x
Close [X]