: WIB    --   
indikator  I  

Rekonsiliasi

Oleh Bagus Marsudi
Rekonsiliasi

Setelah pemilihan kepala daerah DKI Jakarta usai, ternyata hal itu tidak begitu saja membuat tensi politik turun. Meski sempat mendingin, suhu naik lagi setelah ada putusan pengadilan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dilanjutkan dengan penahanan. Mengajukan banding tak membuat suhu politik dingin, justru makin memanas dengan aksi-aksi solidaritas damai yang mulai merata di berbagai tempat. Isunya kini tak hanya soal Ahok, tetapi soal NKRI dan kebhinekaan.

Ajakan untuk berdamai, rekonsiliasi, mengendalikan diri, dan kembali menjadi sesama saudara seperti yang terakhir diserukan oleh Presiden Joko Widodo setelah bertemu para pemuka agama, Selasa (16/5). "Jangan kita saling mendemo, habis energi kita untuk hal-hal yang tidak produktif itu. Kita adalah saudara sebangsa dan se-Tanah Air," begitu pernyataan Presiden.

Tensi politik yang naik adalah biasa jika itu menyangkut hal prinsip yang perlu diperjuangkan oleh sekelompok masyarakat. Apalagi jika hal itu menyangkut ancaman terhadap nasib dan masa depan negara ini. Saling mempertahankan pengaruh untuk misi yang mulia dan demi kebaikan masyarakat secara keseluruhan memang harus dilakukan, kalau perlu dengan aksi-aksi damai, turun ke jalan.

Feedback   ↑ x
Close [X]