: WIB    --   
indikator  I  

Tergantung bunga kredit bank

Oleh Ali Tranghanda
( CEO Indonesia Property Watch )
Tergantung bunga kredit bank

Pada kuartal pertama 2017, kredit properti tumbuh dobel digit karena ditopang tingginya kredit konstruksi dan real estat. Tapi kredit kepemilikan rumah (KPR) belum memperlihatkan performa yang signifikan karena hanya tumbuh 8,4%.

Saya rasa data yang dirilis Bank Indonesia (BI) wajar, jika pertumbuhan KPR tidak sekencang pertumbuhan konstruksi. Biasanya, pertumbuhan KPR merangkak naik mulai kuartal dua, atau tiga bulan setelah keluarnya laporan kuartal I-2017.

Terkait KPR, yang akan tumbuh paling pesat adalah sektor hunian menengah ke bawah. Kalau melihat ke belakang, sebenarnya bukan karena daya beli masyarakat lemah, tapi  lebih ke pengembang yang kurang melirik segmen itu. Saya yakin, segmen hunian menengah bawah akan menjadi primadona di bisnis properti tahun 2017.

Feedback   ↑ x