kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.590
  • EMAS593.896 0,51%

Urgensi telemedicine bagi korban gempa

Rabu, 08 Agustus 2018 / 13:19 WIB

Urgensi telemedicine bagi korban gempa



Gempa berkekuatan 7 skala richter SR mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya. Bencana tersebut menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan berat infrastruktur publik, tempat ibadah, sekolah dan perumahan. Untuk menangani korban bencana gempa bumi sejatinya membutuhkan tindakan cepat lewat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia kesehatan. Seperti telemedicine, yakni informasi pelayanan kesehatan dan kedokteran dari suatu lokasi ke lokasi lain.

Telemedicine bisa diartikan sebagai akses cepat memberikan keahlian medis secara jarak jauh. Sehingga tidak tergantung posisi pasien itu berada. Dalam kondisi gawat darurat atau bencana alam, fungsi telemedicine menjadi sangat penting, karena dapat mempercepat tindakan medis. Data medis seperti foto resolusi tinggi, gambar radiografi, rekaman suara, rekam medis pasien, konferensi video kesehatan juga dapat ditransfer ke lokasi lain yang berjauhan. Pelayanan kesehatan interaktif tersebut juga dapat menggunakan media audio visual untuk konsultasi, diagnosis dan pengobatan.

Telemedicine melahirkan sub-aplikasi seperti teleradiologi, teledermatologi, telepatologi, telefarmasi dan sebagainya. Sistem informasi geografis (SIG) bidang kesehatan sangat berguna menampilkan berbagai peta tematik kesehatan terkait korban bencana. SIG sangat membantu otoritas kesehatan mengambil kebijakan yang cepat dan tepat. Dalam hal ini hasil dari surveilans epidemiology atau jenis luka akibat bencana dalam format SIG bisa ditampilkan melalui internet.

Jika SIG kesehatan dan SIG kependudukan berintegrasi menjadi infrastruktur data yang bermutu tinggi bisa menentukan kebijakan pembangunan berkelanjutan. Selain itu e-Health mekanisme prescribing atau sistem resep obat online juga bisa dilakukan. Jadi pasien hanya berurusan dengan institusi pelayanan kesehatan. Sedangkan resep obat akan diatur secara otomatis.

Kini sistem informasi bencana sangat terbantu teknologi big data. Data tersebut juga sangat membantu inisiatif menyediakan open data dan mendukung mitigasi dan penanganan bencana alam.

Open data telah menjadi salah satu alat yang sangat bermanfaat dalam membantu relawan tanggap darurat. Dengan memberikan informasi geospasial terkini dan akurat maka program tanggap darurat dan program rekonstruksi pasca bencana bisa dilakukan dengan baik. Platform data geospasial semacam openstreetmap, yaitu sebuah proyek pemetaan yang bersifat open source, memungkinkan untuk memperkirakan tingkat kerusakan dengan cepat, dan memonitor pelaksanaan penanggulangan bencana.

Salah satu contoh sistem informasi bencana yang sukses adalah mengantisipasi kedatangan Hurricane Sandy. Pemerintah kota New York menerbitkan peta daerah evakuasi yang terbaru di portal open datanya, dan bekerja sama dengan organisasi seperti The New York Times dan Googles Crisis Response Team untuk mengolah dan menggabungkan data dari penampungan, pusat distribusi makanan, dan jalur evakuasi.

Ada faktor mendasar yang menjadi penyebab masih belum sempurna manajemen penanganan bencana alam di negeri ini. Yakni belum tersedianya sistem informasi bencana alam yang ideal. Kesemrawutan dalam penanganan gempa bumi yang pernah terjadi menunjukkan pentingnya sistem informasi dan ketersediaan peta bencana yang berbasis SIG serta terintegrasi dengan sistem e-Government pemerintah daerah.


Reporter: Tri Adi

TERBARU
MARKET
IHSG
108,39
5.892,19
1.87%
 
US/IDR
14.578
-0,28
 
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web =

Close [X]
×