: WIB    --   
indikator  I  

Wajib kepo

Oleh Hendrika Yunapritta
Wajib kepo

Selebriti berfoto dengan mobil premium, motor besar, rumah mewah itu sudah biasa. Satu hal yang enggak biasa adalah saat seleb nampang dengan mobil mewah, eh Ditjen Pajak ikut nimbrung berkomentar minta sang seleb melaporkan jika ada tambahan harta. Anda pasti tahu kalau hal ini baru saja menimpa Raffi Ahmad.

Senin (7/8) lalu, Raffi mendatangi kantor pajak, bertemu langsung dengan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi untuk klarifikasi bahwa mobil itu bukanlah kepunyaannya. Dengan begitu, jelas ia tidak perlu melaporkan tambahan kekayaan.

Dalam hal ini, upaya otoritas pajak terasa masuk dalam kehidupan kita. Tak heran, jika di awal-awal kicauan Raditya Dika, ada komentar miring betapa keponya petugas pajak di negara kita ini.

Kalau mau jujur, sebenarnya tiga tahun belakangan banyak instansi pemerintah yang eksis di media sosial. Tentu saja, ada beberapa yang menonjol dan kicauannya kerap jadi trending, seperti @TNIAU. Jadi, bukan hal yang aneh jika kantor pajak meramaikan dunia maya.

Lebih lagi banyak pengguna medsos yang demen narsis sekaligus pamer, termasuk selebriti dan sosialita. Toh, kita kerap melihat bagaimana kehidupan selebriti baik melalui akun medsos atau liputan gosip.

Di mancanegara, misalnya di Amerika, otoritas pajak juga rajin memelototi kehidupan dan ketaatan pajak para selebriti. Tidak sedikit selebriti di Amerika, misalnya, yang tersandung kasus pajak.

Salah satu contoh adalah Mike Sorrentino. Aktor reality show MTV bertajuk Jersey Shore ini ketahuan tidak membayar pajak atas mobil mewah dan baju-baju desainer yang dipakainya untuk eksis. Tapi, juri di persidangan memutuskan bahwa ia tak bersalah.

Lantas, Juni lalu, IRS menahan penyanyi Earl Simmons yang lebih dikenal dengan nama DMX. Oleh kantor pajak, Ia dituduh mengemplang kewajiban sejumlah US$1,7 juta atau sekitar Rp 22 miliar. Artis Pamela Anderson pun tak lepas dari penyelidikan petugas karena lalai membayar pajak. Malahan, ia sempat masuk daftar 250 penunggak pajak terbesar di sana.

Saat ini, dalam kondisi mengejar target penerimaan pajak yang hingga akhir tahun bernilai Rp 1.300 triliun, wajar jika petugasnya kepo di media sosial. Bahkan, untuk situasi biasa pun, rasanya oke saja kalau petugas pajak eksis dan rajin bermedsos. Nah, semoga setelah kejadian Raffi, seleb dan sosialita masih sama narsisnya, bukan lantas log out serta hilang dari dunia maya.

Feedback   ↑ x
Close [X]