kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.237
  • EMAS623.158 -0,48%

Antisipasi dinamika kawasan Arktik

Jumat, 06 April 2018 / 12:50 WIB

Antisipasi dinamika kawasan Arktik



Tiongkok kembali membuat kejutan. Hal ini bukan karena amandemen konstitusi negara itu yang memungkinkan Xi Jinping menjadi presiden seumur hidup; bukan pula karena isu perang tarif dagang dengan Amerika Serikat (AS); dan bukan juga karena pertemuan Xi Jinping dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) baru-baru ini yang membahas isu denuklirisasi di kawasan Semenanjung Korea. Kejutan itu dibuat Tiongkok bukan di kawasan Asia Timur, melainkan di kawasan Arktik yang terbentang di kawasan paling utara bumi.

Belum lama ini, investor Tiongkok bakal terlibat dalam proyek ekspansi tiga bandar udara di Greenland, suatu wilayah otonom Denmark. Perluasan ketiga bandara ini memungkinkan penerbangan langsung Greenland Eropa dan Amerika Utara.

Perusahaan Tiongkok tersebut termasuk dalam daftar sebelas perusahaan atau konsorsium, termasuk dari Denmark, Islandia, Canada, Belanda, dan Kepulauan Faroe yang akan menanamkan modal sebesar 3,6 miliar krone Denmark atau sekitar US$ 595 juta. Tak ayal, rencana keterlibatan itu menimbulkan kekhawatiran Denmark bahwa investasi Tiongkok akan memancing kegusaran AS. Padahal, Denmark dan AS mempunyai perjanjian pertahanan yang memberi Negeri Paman Sam kewenangan tidak terbatas untuk menggunakan pangkalan udara Thule, Greenland.

Mengapa Tiongkok tertarik berinvestasi di Greenland? Jawabnya bisa beragam. Akan tetapi salahsatunya bisa saja karena wilayah Arktik tempat Greenland berada berpotensi berkembang sebagai jalur logistik global.

Beberapa waktu belakangan ini, wilayah Arktik yang merupakan bagian North Sea Route (NSR) atau Jalur Laut Utara menyita perhatian dunia, terutama karena mencairnya es di kawasan itu akibat pemanasan global. Masalah ini meluas dari isu lingkungan hingga isu teritorial, karena akan mengakibatkan naiknya permukaan laut yang berpotensi merubah garis pantai hingga mengakibatkan tenggelamnya pulau-pulau kecil.

Namun, pada konteks ini, ada isu yang lebih krusial, yaitu potensi wilayah Arktik sebagai jalur transportasi logistik. Dalam hal ini, mencairnya es akan memungkinkan kawasan ini dilayari sepanjang tahun, tidak hanya saat musim panas. Mencairnya es telah memungkinkan tanker Rusia beberapa waktu lalu melewati NSR tanpa bantuan pemecah es. Realisasi jalur pelayaran Arktik di belahan bumi utara ini akan berpengaruh pada pelayaran global. Sebagai contoh, jalur pelayaran Arktik akan mengurangi waktu tempuh pelayaran dari via Terusan Suez - Selat Malaka hingga 30 % (Straits Times, 8 September 2017).

Dengan potensi itu, tidak heran jika Tiongkok memutuskan menanamkan modalnya dalam sektor transportasi di Greenland, yang diawali dengan investasi di pembangunan bandara. Dalam hal ini, bukan tidak mungkin investasi Tiongkok bergerak ke arah transportasi laut, sehingga terpadu dengan transportasi udara di wilayah Arktik.

Greenland sendiri merupakan wilayah strategis di kawasan Arktik dengan luas 2,16 juta kilometer persegi (km ) atau lebih dari dua kali lipat luas Pulau Papua (gabungan wilayah Papua di Indonesia dan negara Papua New Guinea) yang mencapai sekitar 785.000 km, namun hanya berpenduduk 56.000 jiwa. Di luar potensi jalur pelayaran, Arktik menyimpan 13% cadangan minyak dan 30% cadangan gas dunia yang belum diungkap.

Tidak hanya Tiongkok, perkembangan Arktik sudah diantisipasi oleh sejumlah negara, antara lain negara tetangga Singapura. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Singapura adalah negara yang paling menerima manfaat dari pelayaran di Selat Malaka, melebihi dua negara di wilayah itu Malaysia dan Indonesia. Selain itu, meningkatnya permukaan laut akibat mencairnya es di Arktik dapat mempengaruhi luas pulau-pulau buatan maupun reklamasi.


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0635 || diagnostic_web = 0.4041

Close [X]
×