kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Antisipasi keamanan infrastruktur


Selasa, 15 Mei 2018 / 14:21 WIB
Antisipasi keamanan infrastruktur


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tri Adi

Fenomena aksi teror pengeboman dalam beberapa hari belakangan ini, tentu sangat kita sesalkan. Secara langsung maupun tidak langsung, situasi ini bisa bisa berpengaruh pada pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Menurut pandangan saya, adanya orang yang rela meledakkan diri karena dipicu oleh berbagai masalah. Mungkin saja persoalan ekonomi, akibat tidak memiliki pekerjaan yang jelas yang mengakibatkan ketidakpercayaan diri dalam menjalani hidup.

Karena itulah, proyek-proyek infrastruktur yang digalakkan pemerintah seharusnya bisa mangatasi permasalahan lapangan pekerjaan tersebut. Misalnya proyek infrastruktur harus mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal.

Aksi teror yang tiba-tiba ini juga berimbas pada iklim investasi di sektor infrastruktur kita. Investor yang tadinya buru-buru ingin segera membangun bisa saja berubah menjadi menahan keinginannya.

Teror belakangan ini yang marak terjadi tentu menyebabkan ketidakstabilan di iklim investasi dalam negeri. Bagaimana dunia usaha dapat percaya akan keamanan proyeknya, tenaga kerjanya, juga misalnya tenaga kerja asing.

Di sisi lain, maraknya teror harus diantisipasi dengan pengamanan infrastruktur fasilitas publik atau objek vital. Saya melihat saat ini sudah cukup baik. Seperti bandara ataupun pelabuhan sudah menggunakan mesin screening barang dan metal detector, sehingga keamanannya tidak perlu diragukan lagi.

Yang kurang mungkin ketersediaan fasilitas kamera pengawas closed circuit television (CCTV) di jalan raya. Di negara kita fasilitas ini belum seperti di negara-negara Eropa atau China.

CCTV ini sangat guna mencegah tindakan terorisme di jalan raya, ataupun merekam kejadian aksi teror, sehingga memudahkan aparat keamanan menelusuri penyebabnya.

Harun al-Rasyid Lubis
Ketua Masyarakat Infrastruktur Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×