kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Calon ibu kota baru dari kacamata statistik


Sabtu, 31 Agustus 2019 / 10:00 WIB

Calon ibu kota baru dari kacamata statistik


Setelah menjadi kontroversi, Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan secara resmi calon ibu kota baru. Presiden memilih Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara, sebagai lokasi baru ibu kota negara pengganti DKI Jakarta.

Ada sejumlah alasan yang disampaikan Jokowi terkait pemilihan Kaltim sebagai ibu kota baru. Berdasarkan statistik, Kaltim memiliki luas 129.066,64 km atau 12,18% dari seluruh luas Indonesia. Wilayah ini jauh lebih luas dibanding Jakarta yang hanya 0,04% dari luas Indonesia atau 664,01 km (BPS, Statistik Indonesia Tahun 2018).

Sementara jumlah penduduk berdasarkan proyeksi BPS pada 2020 di DKI Jakarta akan mencapai 10,65 juta orang sedangkan di Kaltim cuma 4,56 juta orang. Fakta kepadatan penduduk yang masih rendah di Kaltim menjadi faktor yang sangat mendukung proses perpindahan ibu kota negara yang rencana regulasi dan masterplan akan dilakukan mulai 2020.

Pertimbangan penting lainnya adalah Kaltim minim risiko bencana alam, baik banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, maupun tanah longsor. Tercatat pada 2016 di Kalimantan secara umum hanya terjadi 21 kali gempa, tidak ada yang lebih dari 5.0 skala richter (SR). Sementara di Jawa ada 714 gempa dan tujuh diantaranya skala besar (BPS, 2017).

Apakah Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim siap dengan proses penting ini? Berdasarkan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dirilis BPS, IPM Kaltim menduduki peringkat ketiga setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Pada 2018, IPM DKI Jakarta 80,47 sedangkan IPM Kaltim 75,83. Ini menunjukkan SDM Kaltim sudah unggul dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia.

IPM yang menggambarkan kualitas SDM di suatu wilayah meliputi tiga aspek penilaian. Yaitu indeks kesehatan yang diwakili umur harapan hidup , indeks pendidikan dari rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah, serta indeks ekonomi yang diwakili pengeluaran per kapita.

Umur Harapan Hidup (UHH) 2018 di DKI Jakarta pada level 72,67 tahun sedangkan di Kaltim 73,96 tahun. Ini menunjukkan pencapaian pembangunan bidang kesehatan dasar di Kaltim sudah sangat bagus. Penduduk di Kaltim sudah memiliki umur harapan hidup pada level lebih tinggi dibanding penduduk DKI Jakarta. Ini menunjukkan kualitas lingkungan lebih bagus, tingkat polusi lebih rendah dan pola hidup masyarakat lebih bagus dan stressless.

Adapun rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas untuk bersekolah di DKI Jakarta selama 2018 adalah 11,05 tahun, sedangkan di Kalimantan Timur 9,48 tahun. Pendidikan menjadi syarat utama pembangunan sehingga diharapkan dengan adanya pemindahan ibu kota negara ini dapat memacu kecepatan dan ketepatan pembangunan di Kalimantan Timur serta wilayah sekitarnya agar dapat memperkecil kesenjangan dengan pembangunan pendidikan di Jawa.

Walaupun RLS Kalimantan Timur di bawah level DKI Jakarta dan beberapa provinsi lain di Jawa, tetapi Harapan Lama Sekolah (HLS) Kaltim lebih tinggi dibanding Jakarta. Pada 2018, HLS Kaltim pada level 13,67 tahun sedangkan DKI Jakarta hanya level 12,95 tahun. HLS yang menggambarkan harapan lama sekolah anak-anak usia 7 tahun ke atas ini memberikan harapan yang tinggi bagi anak-anak di Kaltim. Mereka sudah memiliki harapan akan menempuh pendidikan hingga level pendidikan tinggi di universitas atau perguruan tinggi lainnya.


Reporter: Harian Kontan
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0010 || diagnostic_web = 0.1650

Close [X]
×