kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Crazy Rich Indonesian


Jumat, 21 September 2018 / 15:04 WIB
Crazy Rich Indonesian
ILUSTRASI.


Reporter: Barly Haliem | Editor: Tri Adi

Parade kekayaan di film Crazy Rich Asians menular ke Tanah Air. Di Surabaya muncul tagar CrazyRichSurabayan dan disusul hashtag CrazyRichBekasian di Bekasi. Satu muara dari beragam hashtag itu adalah kisah wow kaum tajir melintir di negeri ini yang acap membuat kita tercengang.

Ya, Indonesia sesungguhnya dihuni banyak orang kaya. Berbagai survei lembaga dunia maupun data resmi pemerintah menunjukkan "kekayaan" Indonesia akan golongan berpunya.

The Boston Consulting Group (BCG), firma konsultan bisnis berbasis di Amerika Serikat, misalnya, pernah mencatat bahwa lima tahun lalu populasi kelas menengah-elite Indonesia mencapai 74 juta orang atau 30% dari total populasi. Dua tahun lagi, jumlahnya bakal naik dua lipat menjadi 141 juta orang.

Data peserta tax amnesty beberapa waktu lalu juga menegaskan potensi Crazy Rich Indonesia sesungguhnya. Ditjen Pajak mencatat, minimal 422.392 wajib pajak mengikuti program pengampunan pajak.

Dari jumlah tersebut, 333.091 peserta atau 79% berasal dari wajib pajak perorangan. Dari mereka, negara ini mendapatkan setoran tebusan lebih dari Rp 90 triliun.

Mayoritas nilai tebusan pengampunan pajak berasal dari kalangan yang memiliki aset minimal Rp 50 miliar sampai di atas Rp 5 triliun. Mereka adalah golongan high net worth individual atau pemilik aset finansial minimal US$ 1 juta, kalangan superkaya yang memiliki aset finansial minimal US$ 30 juta, hingga kelas miliarder. Yang terang, sekitar 9.276 wajib pajak dari kalangan ini ikut amnesti pajak dan menyetor tebusan lebih dari Rp 50 triliun!

Persoalannya, apa artinya punya banyak orang kaya jika tak mampu memanfaatkan aset mereka secara optimal? Maklum, dana mereka masih banyak tersimpan dan diputar di luar negeri.

Laporan terbaru BCG di tahun ini menunjukkan hal tersebut. Selain warga China dan Malaysia, simpanan orang Indonesia masuk tiga besar penopang offshore wealth di Singapura yang total nilainya US$ 900 miliar atau setara lebih dari Rp 13.000 triliun. Wow!

Nah, data-data ini kian menunjukkan potensi pembiayaan dari aset milik warga Indonesia sebenarnya sangat besar. Asalkan, kita bisa mengundang pulang mereka.

Kata kuncinya ada pada kepercayaan. Sebab, banyak di antara Crazy Rich Indonesia lebih nyaman dan percaya menyimpan dana di Singapura ketimbang di sini. Dus, memalingkan mereka dari Singapura, jelas pekerjaan menantang. •

Barly Haliem Noe

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×