Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.140
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri: Produk lokal tak ada 10% di e-Commerce

Senin, 04 Februari 2019 / 16:02 WIB

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri: Produk lokal tak ada 10% di e-Commerce

KONTAN: Terus, bagaimana menciptakan aturan turunan biar tidak tumpang tindih, kan, ada 21 kementerian dan lembaga yang terlibat?
TJAHYA:
E-commerce merupakan sektor yang relatif baru di Indonesia, namun pertumbuhannya sangat pesat dan masif.

Ini menjadi tantangan utama bagi pemerintah untuk bisa menghasilkan kebijakan yang tidak hanya ditujukan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen.

Juga, mampu menghasilkan kebijakan yang tidak menghambat pertumbuhan e-commerce. Dengan demikian, e-commerce bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di masa yang akan datang.

Untuk itu, Kemdag dalam menyiapkan kebijakan di bidang e-commerce selalu melibatkan para pemangku kepentingan atau stakeholders terkait.

Antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Komunikasi dan Informasi, BI, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Badan Standardisasi Nasional (BSN), Sekretariat Negara, Badan Pusat Statistik (BPS), asosiasi pengusaha, hingga perguruan tinggi.

KONTAN: Pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) E-Commerce sendiri sudah sejauh mana?
TJAHYA:
Saat ini, posisi RPP Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) telah selesai dibahas. Sekarang posisinya berada di Sekretariat Negara untuk diproses lebih lanjut dalam rangka pengesahan.

KONTAN: Apa saja yang menjadi poin penting dari PP E-Commerce kelak?
TJAHYA:
PP PMSE akan mengatur mengenai hak dan kewajiban para pihak yang terlibat dalam aktivitas perdagangan online.

Contohnya, kewajiban pelaku usaha e-commerce untuk menyediakan informasi  yang lengkap dan benar mengenai produk yang ditawarkan. Lalu, kewajiban menyediakan layanan pengaduan.

PP tersebut bakal fokus mengatur e-commerce sebagai media dalam perdagangan secara elektronik. Oleh karena itu, kriteria mengenai barang-barang yang diperjualbelikan melalui e-commerce sebenarnya tidak diatur di dalam PP PMSE, melainkan mengikuti ketentuan yang ada.

Artinya, ketentuan terkait barang yang diperdagangkan di e-commerce akan mengikuti PP Nomor 102 Tahun 2000 tentang Standardisasi Nasional serta Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Momen finalisasi aturan terkait e-commerce bersamaan dengan usaha pemerintah meningkatkan devisa di dalam negeri.

Ada beberapa upaya yang dilakukan, mulai menggenjot ekspor komoditas yang selama ini menjadi produk andalan Indonesia, memacu sektor pariwisata, hingga menekan impor, baik barang modal maupun konsumsi. Jadi, memang membutuhkan upaya bersama.

KONTAN: Setelah PP E-Commerce berlaku, Anda optimistis, beleid ini akan memberi dampak signifikan ke perdagangan dalam negeri?
TJAHYA:
Tentu saja kami optimistis. Sebab, aturan ini, kan, sudah direncanakan dan dikoordinasikan dengan baik. Namun, pengawasan di lapangan juga harus baik.                       

 

Biodata 

Riwayat pendidikan:
■     Sarjana Agronomi Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB)
■     Master Policy Science Saitama University, Jepang

Riwayat jabatan:
■     Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan
■     Kepala Pusat Pelayanan Informasi Ekspor Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan
■     Kepala Pusat Kebijakan Perdagangan Dalam Negeri Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan       
■     Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan    
■     Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan.

* Artikel ini sebelumnya sudah dimuat di rubrik Dialog Tabloid KONTAN edisi 17-23 Desember 2018. Untuk mengaksesnya ilakan klik link berikut: "Produk Lokal Tak Ada 10% di E-Commerce"


Reporter: Ragil Nugroho
Editor: Mesti Sinaga
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0572 || diagnostic_web = 0.3654

Close [X]
×