kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonomi dan olahraga


Jumat, 06 April 2018 / 11:51 WIB
Ekonomi dan olahraga


| Editor: Tri Adi

Kalau Anda kebetulan rajin mengikuti berita-berita seputar dunia hiburan Korea, mungkin Anda tahu kalau sekarang publik Korea sedang terkena "demam Young Mi". Kim Young Mi adalah salah satu nama pemain olahraga curling asal Korea Selatan.

Nama Young Mi jadi tenar lantaran tim curling Korea Selatan memperoleh medali perak dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang. Dalam sebagian besar pertandingan curling, kapten tim curling Korea Selatan kerap meneriakkan nama Young Mi. Teriakan kapten tim curling ini lantas diparodikan banyak selebriti K-pop.

Olimpiade musim dingin tahun ini bukan cuma memunculkan demam Young Mi di Korea Selatan. Berkat olimpiade ini, Korea Selatan kembali berkomunikasi hangat dengan Korea Utara. Padahal, tahun lalu kedua negara masih bersitegang akibat ujicoba nuklir Korut. Bahkan, banyak warga Korea yang berharap ajang Olimpiade tersebut menjadi bibit unifikasi Korea.

Ajang olimpiade musim dingin tersebut juga berdampak positif terhadap ekonomi Korea Selatan. Ini terutama berdampak ke neraca perdagangan sektor pariwisata. Di Februari lalu, defisit di neraca dagang sektor pariwisata Korsel mencapai US$ 1,41 miliar, naik dari defisit US$ 1,17 miliar tahun lalu. Tapi, realisasi tersebut merupakan yang terendah di lima bulan terakhir.

Penyebabnya, di saat penyelenggaraan Olimpiade Pyeongchang pada 9-25 Februari lalu, banyak orang asing yang datang ke Korsel. Sebaliknya, jumlah orang Korsel yang bepergian ke luar negeri juga berkurang.

Nah, pada pertengahan Agustus nanti, Indonesia bakal menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games ke-18. Sudah banyak pengamat ekonomi yang menyampaikan harapan agar ajang pertandingan olahraga internasional ini bisa mendorong perekonomian Indonesia.

Banyak pihak berharap penyelenggaraan Asian Games di Indonesia ini bisa mengungkit daya beli masyarakat. Para analis saham ramai-ramai memprediksi kinerja emiten sektor ritel dan konsumer bakal meningkat berkat pelaksanaan Asian Games ini.

Di sisi lain, pemerintah perlu sigap mempersiapkan hajatan olahraga internasional ini. Sampai sekarang, masih banyak fasilitas olahraga yang belum siap. Bahkan, Presiden Joko Widodo sampai perlu mengeluarkan Instruksi Presiden terkait pembangunan dan renovasi fasilitas olahraga ini. Semoga Asian Games bisa berjalan lancar, deh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×