kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Idealnya tak utang biaya pendidikan


Kamis, 19 April 2018 / 13:42 WIB
Idealnya tak utang biaya pendidikan


| Editor: Tri Adi

Sebenarnya lebih ideal mempersiapkan dana pendidikan ketimbang harus mengambil kredit atau berutang. Sebab, dari sisi risiko lebih rendah. Namun bagi mereka yang tidak ada persiapan dana, fasilitas kredit ini dapat menjadi alternatif untuk membiayai pendidikan.

Kredit pendidikan bisa dimanfaatkan bagi mereka yang tidak punya dana sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikannya. Namun, harus dipertimbangkan beberapa hal sebelum mengambil fasilitas kredit pendidikan.

Misal, pasca menyelesaikan pendidikan tersebut, ada peningkatan penghasilan sehingga bisa membayar angsuran kredit. Juga dipertimbangkan manfaatnya ke depan. Pendidikan yang dibiayai dengan kredit related ke pekerjaan atau tidak, agar fasilitas ini jangan membebani.

Ini berbeda dengan asuransi pendidikan. Kalau asuransi lebih ke arah mempersiapkan sebelum terjadi atau adanya pendidikan, namun student loan sudah ada kebutuhan pendidikan namun belum ada kemampuan dana.

Ada beberapa produk untuk mempersiapkan biaya pendidikan seperti asuransi pendidikan, tabungan pendidikan dan sebagainya. Ini jauh lebih minim risiko dibandingkan meminjam karena risiko akan muncul di belakang.

Secara teori, fasilitas kredit pendidikan ini baik karena masyarakat dapat meningkatkan kompetensi diri melalui pendidikan. Namun, kembali lagi kepada kemampuan membayar seseorang dan kepastian peningkatan penghasilan.

Pun, harus dilihat dari sisi pengeluaran, apakah masih ada ruang untuk menyisihkan utang tambahan dari beban kredit ini.

Idealnya total angsuran tidak boleh 30% dari total penghasilan, namun masih ada batas toleransi yakni maksimum tambahan angsuran menjadi total 40% dari penghasilan.

Dengan kata lain, dari semua fasilitas kredit yang dimiliki termasuk kredit pendidikan, total angsuran setiap bulan idealnya tidak melebihi 40% dari total pendapatan bulanan agar tidak membebani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×