kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Jaga ekonomi saat Ramadan dan Lebaran


Jumat, 10 Mei 2019 / 14:53 WIB

Jaga ekonomi saat Ramadan dan Lebaran


Tidak terasa, bulan Ramadan telah tiba, sebuah bulan yang penuh makna bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Setelah itu, tepat pada awal bulan Syawal, Hari Raya Idul Fitri atau biasa disebut dengan Lebaran akan dirayakan, sebagai sebuah hari kemenangan.

Untuk itu, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) harus terus mempersiapkan diri menyambut momentum tersebut. Saat memberikan pengantar dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 23 April 2019 lalu, Jokowi mengingatkan, walau sudah secara rutin dilakukan setiap tahun, ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok harus betul-betul diawasi agar tidak terjadi lonjakan harga. Dengan demikian, masyarakat, terutama umat Islam dapat beribadah dengan tenang.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memimpin rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis, 25 April 2019. Dalam rapat yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan itu, Darmin meyakinkan bahwa pemerintah mampu menjaga tingkat inflasi selama periode Ramadan dan Lebaran 2019. Pertanyaannya, mampukah hal ini terwujud?

Periode Ramadan dan Lebaran identik dengan kenaikan harga bahan pokok. Mengapa demikian? Di sini, hukum ekonomi sederhana dari sisi supply and demand alias pasokan dan permintaan berlaku. Lazim terjadi, pasokan bahan pokok yang ada tidak mampu memenuhi permintaan. Akibatnya, harga pun mengalami lonjakan yang sering kali signifikan.

Namun, harus diakui pula. Selama lima tahun belakangan, pemerintah mampu mengendalikan harga selama periode Ramadan dan Lebaran. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, tingkat inflasi selama periode Ramadan berada pada kisaran 0,5% di 2014, 2015, dan 2016. Namun, pada dua tahun terakhir, besaran inflasi masing-masing sebesar 0,39% dan 0,21%.

Sedangkan, untuk periode Lebaran, inflasi di 2014 hingga 2016 mencapai 0,93%, dua tahun berikutnya yaitu pada tahun 2017 dan 2018 besaran inflasi turun menjadi 0,90% dan 0,59%.Data-data ini menunjukkan keberhasilan pemerintah mengendalikan harga barang, terutama bahan pokok.

Untuk tahun ini, periode Ramadan dan Lebaran akan berlangsung pada Mei hingga Juni. Berdasarkan pemantauan, pada dasarnya bahan pokok yang paling utama seperti beras, cabai merah, sampai daging sapi, tidak ada masalah yang berarti. Akan tetapi, pemerintah memiliki isu untuk komoditas bawang putih.

Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah telah menerbitkan persetujuan impor bawang putih bagi delapan importir swasta dengan jumlah 115.765 ton. Langkah itu diharapkan mampu menurunkan harga bawang putih di level konsumen dari kisaran Rp 40.000 per kg menjadi Rp 32.000–Rp 35.000 per kilogram (kg).

Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemdag) harus memastikan agar importir tidak menahan stok bawang putih yang mereka peroleh. Jangan sampai peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu terulang. Saat itu, ada importir yang menahan barang, sehingga mengakibatkan berkurangnya pasokan di lapangan, yang berujung pada kenaikan harga komoditas itu.

Apabila ada importir yang bandel, pemerintah harus menjatuhkan sanksi berupa pencabutan izin impor hingga memasukkan importir tersebut ke dalam daftar hitam (black list). Dengan cara ini timbul efek jera agar tindakan serupa tidak dilakukan importir lain.


Reporter: Harian Kontan
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0064 || diagnostic_api_kanan = 0.0042 || diagnostic_web = 0.4496

Close [X]
×