kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.958
  • EMAS704.000 -1,40%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Mayday Insurance Day di Hari Asuransi


Kamis, 18 Oktober 2018 / 14:27 WIB

Mayday Insurance Day di Hari Asuransi

Hari ini 18 Oktober 2018 kita merayakan Insurance Day sebagai Hari Asuransi Nasional ke 12 yang akan diisi dengan aksi literasi asuransi serentak di 13 kota besar di seluruh penjuru tanah air. Puncak acara adalah fun walk di Yogyakarta pada 18 November nanti.

Setelah industri asuransi berumur 150 tahun, Jiwasraya berdiri tahun 1859 dengan nama Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrende Maatschappij van 1859, tidak banyak yang berubah dari industri ini dalam 30 tahun terakhir. Selain Undang Undang (UU) Nomor 2 tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian yang diganti dengan UU 40/2014 tentang Perasuransian dan berlakunya sistim jaminan sosial nasional lewat BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Maret 2017 ada 138 asuransi konvensional dan 12 asuransi syariah. Asuransi konvensional terdiri 52 perusahaan asuransi jiwa, 76 asuransi umum, lima perusahaan reasuransi, tiga perusahaan asuransi wajib dan dua asuransi sosial BPJS.

Asuransi syariah terdiri tujuh asuransi jiwa, empat asuransi umum dan satu reasuransi. Jasa Penunjang Industri Keuangan Non Bank sebanyak 238 perusahaan terdiri 169 pialang asuransi, 42 pialang reasuransi dan 27 jasa penilai kerugian. Plus 528.744 agen asuransi.

Premi asuransi meningkat dari US$ 10,66 miliar tahun 2010 menjadi US$ 14,93 miliar tahun 2015. Terdiri premi asuransi jiwa US$ 7,2 miliar di tahun 2010 menjadi US$ 11,01 miliar di tahun 2015, Kemudian premi asuransi umum US$ 3,46 miliar menjadi US$ 3, 92 miliar di periode serupa.

Penetrasi asuransi Indonesia sepanjang kurun 2010-2015 tidak banyak beranjak. Penetrasi asuransi jiwa pada 2010 sebesar 1,00 meningkat menjadi 1,28 di tahun 2015. Asuransi umum di 2010 sebesar 0,5 bahkan turun menjadi 0.45 di tahun 2015.

Lantas densitas asuransi jiwa di level 30,9 pada tahun 2010 meningkat menjadi 42,7 tahun 2015. Lalu densitas asuransi umum sebesar 14, 9 tahun 2010, melonjak menjadi 15,2 di tahun 2015.

Bila dibandingkan negara lain di Asia, total premi asuransi Indonesia untuk tahun 2015 yang sebesar US$ 14,93 miliar masih kalah dengan Thailand (US$ 21,68 milair), Singapura (US$ 28 miliar) atau China yang mencapai US$ 385,5 miliar.

Bila melihat penetrasi premi asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB), posisi Indonesia yang sebesar 1,73%, masih kalah dengan Malaysia (5%), Singapura (7,25%) atau Filipina yang sudah 1,9%. Begitu pula dengan densitas asuransi per kapita kita yang cuma US$ 57,9 di tahun 2015, kalah dengan Thailand (US$318,9), Malaysia (US$ 472,3), apalagi Singapura (US$ 3.825).

Rendahnya tingkat penetrasi asuransi di Indonesia karena kurangnya literasi dan kesadaran masyarakat soal manfaat dan keuntungan asuransi. Lainnya karena masih sedikitnya produk asuransi yang sesuai kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.


Reporter: Tri Adi
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0451 || diagnostic_web = 0.3161

Close [X]
×