kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Nasib Miris Petani di Negeri Agraris


Sabtu, 25 Februari 2023 / 22:52 WIB
Nasib Miris Petani di Negeri Agraris


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID -  Jangan menjadi petani jika ingin hidup kaya. Kalimat miris di negeri agraris yang selalu eksis dari zaman orde baru hingga era digital.

Meski sebagian besar penduduk Indonesia berprofesi sebagai petani, tapi perhatian dan dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian kurang optimal. Menjelang panen raya pada Maret 2023, petani malah dapat kado pil pahit dari pemerintah. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menetapkan harga acuan pembelian gabah dan beras di bawah harga pasar.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini,
pastikan Anda sudah mendaftar dan login

Hanya Rp 5,000 untuk membaca artikel ini.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×