kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Prediksi

oleh Thomas Hadiwinata - Redaktur Pelaksana


Senin, 29 Juni 2020 / 14:00 WIB
Prediksi
ILUSTRASI.

Sumber: Harian KONTAN | Editor: Maria Ignatia Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - Seperti apa wajah perekonomian Indonesia di tahun mendatang? Jika melihat prediksi yang diterbitkan sejumlah lembaga asing, seharusnya kita optimistis.

Pasalnya, proyeksi terendah pertumbuhan ekonomi kita di 2021 adalah 5,3%. Hitung-hitungan yang berasal dari Bank Pembangunan Asia alias ADB itu, masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di 2019, yaitu 5,02%.

Angka itu juga pasti lebih baik dibandingkan dengan hasil yang akan kita capai di tahun ini. Catatan saja, semua lembaga keuangan memperkirakan ekonomi Indonesia tidak akan tumbuh di 2020, melainkan mengalami penurunan.

Jika kisaran kontraksi berkisar 0,3% hingga 1% dari tahun lalu, maka produk domestik bruto negeri ini di 2020 cuma bertambah 4,02% hingga 4,7% dari tahun sebelumnya.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 yang paling tinggi mencapai 6,1%. Proyeksi sebesar itu berasal dari Lembaga Moneter Internasional (IMF) dan lembaga pemeringkat Moody's.

Apa yang membuat proyeksi ekonomi di tahun ini sedemikian muram tentu kita mahfum. Seperti negeri-negeri lainnya, Indonesia juga tak luput dari wabah Covid 19. Dan, pandemi itu juga turut menganggu roda ekonomi di dalam negeri.

Nah, lalu apa yang menyebabkan para ekonom dari luar negeri sedemikian optimis terhadap pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2021? Mengutip Winfried Wicklein, Direktur ADB untuk Indonesia, ekonomi Indonesia tahun depan bisa pulih karena bertambahnya belanja tidak wajib rumah tangga, membaiknya iklim investasi, dan mulai pulihnya perekonomian dunia.

Berbeda dengan koleganya dari luar Indonesia, ekonom lokal justru tidak terlalu optimistis dengan prospek ekonomi di 2021 (lihat Harian KONTAN, edisi 26 Juni 2020). Mereka memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 berkisar 4,8% sampai 5%.

Terlepas dari seberapa besar proyeksi pertumbuhan di tahun mendatang, tentunya kita sepakat bahwa wabah Covid 19 masih menjadi faktor penentu arah ekonomi di tahun ini, dan tahun depan.

Ekonomi bisa berlari lebih kencang asalkan wabah mereda, hingga kita bisa lebih produktif. Yang perlu diingat skenario optimistis itu bisa terlaksana apabila kita benar-benar serius menangani wabah yang disebabkan virus korona. Namun jika kita separuh hati menjalankan protokol pencegahan wabah, ekonomi sangat mungkin berjalan lebih pelan di tahun depan.

Penulis : Thomas Hadiwinata

Redaktur Pelaksana



TERBARU

[X]
×