Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.568
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS655.000 -0,15%

Regulasi tarif transportasi udara di Indonesia

Senin, 05 November 2018 / 13:21 WIB

Regulasi tarif transportasi udara di Indonesia

Dalam dunia penerbangan dikenal tarif, rate, dan fares. Tarif adalah biaya yang harus dibayar sebagai imbal jasa pengangkutan seorang penumpang termasuk biaya komisi, agen dan biaya-biaya lain. Sedangkan  rate adalah biaya yang harus dibayar oleh pengirim barang per kilogram (kg). Sedangkan fares adalah biaya yang harus dibayar untuk seorang penumpang saat memakai layanan transportasi udara.

Dari pengertian tersebut, sejatinya tarif sangat berperan bagi para pemangku kepentingan di bidang penerbangan yang melibatkan  para penumpang, perusahaan penerbangan yang bersangkutan serta pemerintah yang berperan sebagai regulator.

Bagi penumpang, penerapan tarif di bisnis penerbangan  yang terlalu tinggi bisa menyebabkan penumpang tidak dapat menikmati jasa transportasi udara. Sebaliknya tarif terlalu rendah justru bisa mengancam kelangsungan hidup perusahaan penerbangan. Adapun bagi pemerintah sendiri, tarif merupakan salah satu sarana untuk bisa  mengendalikan kebutuhan transportasi udara oleh masyarakat dengan memperhatikan keberlangsungan hidup bagi perusahaan penerbangan.

Jika menelaah lebih lanjut, sebenarnya kebijakan tarif tidak terlepas dari ideologi politik negara yang bersangkutan. Pada masa orde lama ideologi politik cenderung sosialis. Karena itu transportasi udara dilaksanakan oleh perusahaan penerbangan milik pemerintah. Yakni masing-masing Garuda Indonesian Airways (GIA) dan Merpati Nusantara Airlines (MNA). Di masa itu, tarif sepenuhnya diatur pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak.

Pada waktu itu tidak ada persaingan tarif. Semua sudah diatur oleh pemerintah sebagai regulator di bidang penerbangan. Berdasarkan Undang Undang No. 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA), kebijakan transportasi udara adalah bisa banyak perusahaan penerbangan tetapi terbatas (multi limited airline system).  Ini memungkinkan dibuka perusahaan penerbangan milik swasta. Tetapi jenis pesawat udara dan tarif dikendalikan oleh pemerintah. Hanya Garuda Indonesia yang boleh menggunakan pesawat bermesin jet. Swasta hanya boleh menggunakan pesawat udara bermesin baling-baling (propeller).

Sedangkan tarif mengacu tarif Garuda Indonesia, perusahaan penerbangan swasta hanya boleh menentukan tarif 15% dibawah tarif Garuda. Sebaliknya Garuda Indonesia malah boleh menaikkan tarif 15% dari harga normal apabila menggunakan pesawat udara berjenis Airbus.

Pada era reformasi sampai tahun 2007, kebijakan transportasi bersifat liberal. Ini untuk menunjang kebijakan pariwisata nasional. Lantas membuat perusahaan penerbangan jadi sangat mudah, persaingan hebat antara transportasi kereta api, darat, laut, pemain lama dengan pemain baru, kemudian pemain baru dengan pemain baru lain.

Efeknya, transportasi bus Jakarta-Padang, Jakarta-Medan gulung tikar tidak mampu bersaing dengan transportasi udara. Kapal laut yang dioperasikan PT Pelni juga terpaksa diserahkan kepada pihak TNI-AL karena tidak mampu bersaing dengan transportasi udara. Lantas ada juga persaingan perusahaan penerbangan yang baru melawan perusahaan penerbangan lama seperti Bouraq Indonesia, Mandala Airlines, Sempati Air dan lainnya, yang semuanya sudah gulung tikar.

Persaingan berlanjut bersama-sama perusahaan penerbangan yang baru, akibat persaingan yang sangat ketat banyak kecelakaan pesawat udara dengan puncaknya adalah kecelakaan Adam Air tanggal 1 Januari 2007.Kejadian itu membuat ICAO mengaudit. Hasilnya perusahaan penerbangan lokal mendapat kategori 2. Efeknya adalah perusahaan penerbangan asal Indonesia dilarang terbang ke Eropa.


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0501 || diagnostic_web = 0.4183

Close [X]
×