kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.980
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Teknologi finansial dan peluang milenial


Senin, 01 April 2019 / 13:47 WIB

 Teknologi finansial dan peluang milenial

Teknologi finansial (tekfin) atau lebih dikenal dengan financial tecnology (fintech) yang digarap melalui perusahaan rintisan atau startup, kini seolah sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, terutama bagi generasi milenial. Penulis merasa, hampir semua kaum milenial akrab dengan tekfin, apapun jenisnya, baik perusahaan dengan produk jasa layanan peminjaman (lending) secara peer to peer, pembiayaan (crowdfunding), perencanaan keuangan (personal finance), proses jual beli saham, pembayaran, dan banyak jenis lainnya.

Lihat saja, secara mengejutkan, tekfin pembiayaan pun mampu berkontribusi terhadap perekonomian dengan nilai yang cukup fantastis. Kepala SubBagian Perizinan Tekfin Direktorat Pengaturan, Pengawasan, dan Perizinan Tekfin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Alvin Taulu mengatakan, pada 2018 lalu, total transaksi dari industri tekfin peminjaman mencapai Rp 26 triliun. Hal ini tentu merupakan bukti bahwa tekfin makin diminati.

Masyarakat yang tak terjangkau perbankan (unbanked), bahkan mereka yang dianggap tidak bankable atau enggak layak untuk mendapatkan pinjaman bank, bisa terayomi dengan keberadaan tekfin yang justru memberikan kebutuhan akses yang di luar jangkauan perbankan. Hanya bermodal KTP elektronik (KTP-el) saja, seseorang bisa mengajukan pinjaman dengan jumlah tertentu.

Hal ini jelas membuat perbankan seolah kebakaran jenggot. Kemungkinan di masa yang akan datang perbankan hanya sekadar tempat menyimpan uang bisa saja. Bahkan, mungkin perbankan akan ditinggalkan jika tak mampu menahan disrupsi dengan kehadiran tekfin yang mampu memberikan akses yang di luar dugaan. Untuk itu, wajar jika banyak ekonom mengatakan, bahwa perbankan kini seolah terimpit dengan dengan keberadaan tekfin yang makin digandrungi.

Begitu populernya startup dan tekfin di tengah masyarakat, membuatnya menyatu dengan berbagai aktivitas sehari-hari. Semua sektor tersentuh oleh tekfin, jika ingin berpergian dalam jarak dekat, aplikasi Go-Jek, Grab, atau yang terbaru yakni Migo sebuah perusahaan rintisan yang meminjamkan sepeda elektrik bisa menjadi solusi. Sementara, jika ingin berpergian menggunakan moda transportasi antarkota, perusahaan rintisan, seperti Traveloka, Tiket.com, Airy, PegiPegi, bisa jadi solusi bagi masyarakat yang ingin membeli tiket dengan harga yang kompetitif.

Bukan hanya itu, kini yang sedang naik daun adalah perusahaan rintisan jasa pembayaran seperti OVO, DANA, LinkAja, juga Go-Pay dari Go-Jek yang gencar memberikan promosi pada setiap transaksi pembayaran di banyak gerai di pusat-pusat perbelanjaan. Bukan hanya itu, tren penggunaan tekfin pembayaran ini pun sudah merambat sampai ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti warteg serta pedagang kaki lima.

Selain mendorong masyarakat untuk lebih kreatif, keberadaan tekfin juga mendorong transaksi nontunai yang sedang digalakkan oleh pemerintah. Bayangkan, di kemudian hari, warung-warung di sekitar rumah Anda juga menerima transaksi nontunai menggunakan tekfin pembayaran. Bahkan, tertera banner promosi berupa potongan harga maupun jenis penawaran menarik lainnya.


Reporter: Harian Kontan
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0761 || diagnostic_web = 0.3560

Close [X]
×